Sabtu, 25 Februari 2012

Bahaya Pengharum Ruangan Bagi Bayi



Kabarnya bayi sejak ia masih janin di dalam rahim sangat rentan terhadap pewangi ruangan. Zat kimia yang terkandung di dalamnya katanya dapat mengganggu dan menghambat pertumbuhan janin dalam rahim.
Sementara itu, bayi lahir dikatakan teresiko terhadap eksposur langsung dari pengharum ruangan. Karena ia dapat diserap ke kulit bayi dan dapat teredar langsung dalam darah. Seperti kamper kira yang dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin dalam darah bayi zat. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat.



Jadi jika masih ada ibu hamil atau bayi atau balita maka Anda harus menghindari penggunaan penyegar udara yang berlebihan. Tapi bukannya kita menggunakan benda penyerap bau saja. Seperti misalnya karbon aktif dan silika gel, dan untuk sebagai pewanginya atau pengharum ruangan maka kita dapat menggunakan penyegar udara alami seperti ekstrak tanaman seperti ekstrak bunga wangi atau buah-buahan yang kita drop pada kapas. Kami juga dapat mengekstrak uapkan dengan air panas kami atau dicampur dengan alkohol atau alkohol sehingga aroma harum akan menyebar di mana-mana.
Dan ketika bau-material penyerap sudah jenuh maka kita masih bisa mengubahnya kembali. Cara yang kita lagi dapat di panaskan oven suhu 105 derajat Celcius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar